antiarrhythmic drugs
obat antiaritmia
taking antiarrhythmics
mengonsumsi obat antiaritmia
antiarrhythmic effect
efek antiaritmia
new antiarrhythmics
obat antiaritmia baru
antiarrhythmics use
penggunaan obat antiaritmia
administering antiarrhythmics
pemberian obat antiaritmia
antiarrhythmic challenge
tantangan antiaritmia
antiarrhythmics side effects
efek samping obat antiaritmia
antiarrhythmic therapy
terapi antiaritmia
antiarrhythmics research
penelitian obat antiaritmia
the patient was prescribed antiarrhythmics to manage their irregular heartbeat.
Pasien diresepkan antiaritmia untuk mengatasi detak jantungnya yang tidak teratur.
antiarrhythmics can have side effects, so careful monitoring is essential.
Antiaritmia dapat memiliki efek samping, jadi pemantauan yang cermat sangat penting.
doctors often prescribe antiarrhythmics for atrial fibrillation.
Dokter sering meresepkan antiaritmia untuk fibrilasi atrium.
the effectiveness of antiarrhythmics varies depending on the type of arrhythmia.
Efektivitas antiaritmia bervariasi tergantung pada jenis aritmia.
new antiarrhythmics are being developed to minimize adverse effects.
Antiaritmia baru sedang dikembangkan untuk meminimalkan efek samping.
the patient's response to antiarrhythmics was closely monitored in the hospital.
Respon pasien terhadap antiaritmia dipantau secara ketat di rumah sakit.
certain antiarrhythmics can interact with other medications the patient is taking.
Antiaritmia tertentu dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang dikonsumsi pasien.
the cardiologist recommended a specific antiarrhythmic medication for the patient.
Kardiolog merekomendasikan obat antiaritmia tertentu untuk pasien.
long-term use of antiarrhythmics requires regular check-ups and blood tests.
Penggunaan antiaritmia jangka panjang memerlukan pemeriksaan rutin dan tes darah.
the goal of antiarrhythmic therapy is to restore a normal heart rhythm.
Tujuan dari terapi antiaritmia adalah untuk mengembalikan irama jantung yang normal.
the patient was admitted to the hospital to start intravenous antiarrhythmics.
Pasien dirawat di rumah sakit untuk memulai antiaritmia intravena.
antiarrhythmic drugs
obat antiaritmia
taking antiarrhythmics
mengonsumsi obat antiaritmia
antiarrhythmic effect
efek antiaritmia
new antiarrhythmics
obat antiaritmia baru
antiarrhythmics use
penggunaan obat antiaritmia
administering antiarrhythmics
pemberian obat antiaritmia
antiarrhythmic challenge
tantangan antiaritmia
antiarrhythmics side effects
efek samping obat antiaritmia
antiarrhythmic therapy
terapi antiaritmia
antiarrhythmics research
penelitian obat antiaritmia
the patient was prescribed antiarrhythmics to manage their irregular heartbeat.
Pasien diresepkan antiaritmia untuk mengatasi detak jantungnya yang tidak teratur.
antiarrhythmics can have side effects, so careful monitoring is essential.
Antiaritmia dapat memiliki efek samping, jadi pemantauan yang cermat sangat penting.
doctors often prescribe antiarrhythmics for atrial fibrillation.
Dokter sering meresepkan antiaritmia untuk fibrilasi atrium.
the effectiveness of antiarrhythmics varies depending on the type of arrhythmia.
Efektivitas antiaritmia bervariasi tergantung pada jenis aritmia.
new antiarrhythmics are being developed to minimize adverse effects.
Antiaritmia baru sedang dikembangkan untuk meminimalkan efek samping.
the patient's response to antiarrhythmics was closely monitored in the hospital.
Respon pasien terhadap antiaritmia dipantau secara ketat di rumah sakit.
certain antiarrhythmics can interact with other medications the patient is taking.
Antiaritmia tertentu dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang dikonsumsi pasien.
the cardiologist recommended a specific antiarrhythmic medication for the patient.
Kardiolog merekomendasikan obat antiaritmia tertentu untuk pasien.
long-term use of antiarrhythmics requires regular check-ups and blood tests.
Penggunaan antiaritmia jangka panjang memerlukan pemeriksaan rutin dan tes darah.
the goal of antiarrhythmic therapy is to restore a normal heart rhythm.
Tujuan dari terapi antiaritmia adalah untuk mengembalikan irama jantung yang normal.
the patient was admitted to the hospital to start intravenous antiarrhythmics.
Pasien dirawat di rumah sakit untuk memulai antiaritmia intravena.
Explore frequently searched vocabulary
Want to learn vocabulary more efficiently? Download the DictoGo app and enjoy more vocabulary memorization and review features!
Download DictoGo Now