after tasting the soup, i said, "blech!"
Setelah mencicipi sup, aku berkata, "blech!"
he made a blech face when he saw the mess.
Dia membuat ekspresi "blech" ketika melihat kekacauan itu.
when the food arrived, i couldn't help but exclaim, "blech!"
Ketika makanan datang, aku tidak bisa menahan diri untuk berseru, "blech!"
the movie was so bad that i thought, "blech!"
Film itu sangat buruk sehingga aku berpikir, "blech!"
seeing the dirty dishes made me go, "blech!"
Melihat piring-piring kotor membuatku berkata, "blech!"
her reaction was a loud "blech!" after tasting the dessert.
Reaksinya adalah "blech!" yang keras setelah mencicipi makanan penutup.
when i opened the fridge, i thought "blech!" at the smell.
Ketika aku membuka kulkas, aku berpikir "blech!" pada baunya.
he couldn't hide his disgust, muttering "blech!" under his breath.
Dia tidak bisa menyembunyikan jijiknya, bergumam "blech!" di bawah napasnya.
the old leftovers were so bad, i just said "blech!"
Sisa makanan yang sudah lama itu sangat buruk, aku hanya berkata "blech!"
she scrunched her nose and said, "blech!" at the sight of the food.
Dia mengerutkan hidungnya dan berkata, "blech!" melihat makanan itu.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang