The forebrain is responsible for higher cognitive functions such as thinking and decision-making.
Otak depan bertanggung jawab atas fungsi kognitif yang lebih tinggi seperti berpikir dan pengambilan keputusan.
Damage to the forebrain can lead to changes in personality and behavior.
Kerusakan pada otak depan dapat menyebabkan perubahan pada kepribadian dan perilaku.
The forebrain includes the cerebral cortex, thalamus, and hypothalamus.
Otak depan mencakup korteks serebral, talamus, dan hipotalamus.
The forebrain plays a crucial role in regulating emotions and social behavior.
Otak depan memainkan peran penting dalam mengatur emosi dan perilaku sosial.
Neurotransmitters in the forebrain help transmit signals between neurons.
Neurotransmitter di otak depan membantu mengirimkan sinyal antara neuron.
The forebrain is involved in sensory processing and perception.
Otak depan terlibat dalam pemrosesan sensorik dan persepsi.
Development of the forebrain occurs early in embryonic development.
Perkembangan otak depan terjadi pada awal perkembangan embrio.
The forebrain is part of the central nervous system.
Otak depan merupakan bagian dari sistem saraf pusat.
Injury to the forebrain can result in cognitive impairments.
Cedera pada otak depan dapat menyebabkan gangguan kognitif.
The forebrain is essential for complex cognitive processes like memory and learning.
Otak depan sangat penting untuk proses kognitif kompleks seperti memori dan pembelajaran.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang