treating hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias cause
Indonesian_translation
hypoproteinemias associated
Indonesian_translation
severe hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias result
Indonesian_translation
chronic hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias lead
Indonesian_translation
congenital hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias manifest
Indonesian_translation
congenital hypoproteinemias are rare genetic disorders that affect protein synthesis in the body.
hipoproteinemia berat sering menyebabkan edema menyeluruh dan penyembuhan luka yang terganggu pada pasien yang dirawat di rumah sakit.
severe hypoproteinemias can lead to life-threatening complications if left untreated.
hipoproteinemia kongenital memerlukan suplementasi protein seumur hidup dan manajemen diet yang cermat.
primary hypoproteinemias result from genetic defects in protein production pathways.
hipoproteinemia yang diperoleh biasanya diakibatkan oleh malnutrisi, penyakit hati, atau sindrom nefrotik.
secondary hypoproteinemias often develop as complications of other serious diseases.
pasien dengan hipoproteinemia sering mengalami asites dan efusi pleura karena tekanan onkotik yang rendah.
hypoproteinemias characterized by low albumin levels require careful dietary management.
diagnosis dini hipoproteinemia sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.
infants with hypoproteinemias need specialized nutritional support for proper development.
hipoproteinemia yang dikaitkan dengan gangguan gastrointestinal sering merespons dengan baik terhadap terapi nutrisi yang ditargetkan.
hypoproteinemias associated with liver disease impair the organ's synthetic function.
hipoproteinemia berat dapat menyebabkan disfungsi imun dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi.
treatment of hypoproteinemias typically involves protein supplementation and addressing underlying causes.
penatalaksanaan hipoproteinemia biasanya melibatkan penanganan penyebab yang mendasarinya dan pemberian dukungan protein.
hypoproteinemias with generalized edema indicate significant fluid imbalance in patients.
hipoproteinemia kronis dapat menyebabkan atrofi otot dan kelemahan umum seiring waktu.
chronic hypoproteinemias can weaken the immune system and increase infection risk.
pemeriksaan laboratorium untuk hipoproteinemia meliputi pengukuran albumin serum dan protein total.
hypoproteinemias in developing countries are frequently linked to malnutrition.
anak-anak dengan hipoproteinemia kongenital memerlukan perawatan dan pemantauan medis khusus.
molecular testing helps diagnose specific types of hypoproteinemias accurately.
hipoproteinemia yang diakibatkan oleh kehilangan ginjal memerlukan pendekatan pengobatan yang berbeda dari yang disebabkan oleh gagal hati.
treating hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias cause
Indonesian_translation
hypoproteinemias associated
Indonesian_translation
severe hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias result
Indonesian_translation
chronic hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias lead
Indonesian_translation
congenital hypoproteinemias
Indonesian_translation
hypoproteinemias manifest
Indonesian_translation
congenital hypoproteinemias are rare genetic disorders that affect protein synthesis in the body.
hipoproteinemia berat sering menyebabkan edema menyeluruh dan penyembuhan luka yang terganggu pada pasien yang dirawat di rumah sakit.
severe hypoproteinemias can lead to life-threatening complications if left untreated.
hipoproteinemia kongenital memerlukan suplementasi protein seumur hidup dan manajemen diet yang cermat.
primary hypoproteinemias result from genetic defects in protein production pathways.
hipoproteinemia yang diperoleh biasanya diakibatkan oleh malnutrisi, penyakit hati, atau sindrom nefrotik.
secondary hypoproteinemias often develop as complications of other serious diseases.
pasien dengan hipoproteinemia sering mengalami asites dan efusi pleura karena tekanan onkotik yang rendah.
hypoproteinemias characterized by low albumin levels require careful dietary management.
diagnosis dini hipoproteinemia sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.
infants with hypoproteinemias need specialized nutritional support for proper development.
hipoproteinemia yang dikaitkan dengan gangguan gastrointestinal sering merespons dengan baik terhadap terapi nutrisi yang ditargetkan.
hypoproteinemias associated with liver disease impair the organ's synthetic function.
hipoproteinemia berat dapat menyebabkan disfungsi imun dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi.
treatment of hypoproteinemias typically involves protein supplementation and addressing underlying causes.
penatalaksanaan hipoproteinemia biasanya melibatkan penanganan penyebab yang mendasarinya dan pemberian dukungan protein.
hypoproteinemias with generalized edema indicate significant fluid imbalance in patients.
hipoproteinemia kronis dapat menyebabkan atrofi otot dan kelemahan umum seiring waktu.
chronic hypoproteinemias can weaken the immune system and increase infection risk.
pemeriksaan laboratorium untuk hipoproteinemia meliputi pengukuran albumin serum dan protein total.
hypoproteinemias in developing countries are frequently linked to malnutrition.
anak-anak dengan hipoproteinemia kongenital memerlukan perawatan dan pemantauan medis khusus.
molecular testing helps diagnose specific types of hypoproteinemias accurately.
hipoproteinemia yang diakibatkan oleh kehilangan ginjal memerlukan pendekatan pengobatan yang berbeda dari yang disebabkan oleh gagal hati.
Explore frequently searched vocabulary
Want to learn vocabulary more efficiently? Download the DictoGo app and enjoy more vocabulary memorization and review features!
Download DictoGo Now