loxapine is an antipsychotic medication used to treat symptoms of schizophrenia.
Loxapine adalah obat antipsikotik yang digunakan untuk mengatasi gejala skizofrenia.
the psychiatrist prescribed loxapine to manage the patient's delusions and hallucinations.
Psikiater meresepkan loxapine untuk mengatasi delusi dan halusinasi pasien.
loxapine is available in both oral tablets and injectable formulations for acute agitation.
Loxapine tersedia dalam bentuk tablet oral dan formulasi injeksi untuk kegelisahan akut.
patients taking loxapine should be monitored for potential side effects including sedation.
Pasien yang mengonsumsi loxapine harus dipantau untuk efek samping potensial termasuk kantuk.
the efficacy of loxapine in treating bipolar disorder has been studied in clinical trials.
Efektivitas loxapine dalam pengobatan gangguan bipolar telah dipelajari dalam uji klinis.
dose adjustments may be necessary when administering loxapine to elderly patients.
Penyesuaian dosis mungkin diperlukan saat memberikan loxapine kepada pasien lansia.
loxapine works by blocking dopamine receptors in the brain to reduce psychotic symptoms.
Loxapine bekerja dengan cara menghambat reseptor dopamin di otak untuk mengurangi gejala psikotik.
the fda approved loxapine for the treatment of schizophrenia in adults.
FDA menyetujui loxapine untuk pengobatan skizofrenia pada orang dewasa.
common adverse reactions to loxapine include dry mouth and constipation.
Reaksi buruk umum terhadap loxapine meliputi mulut kering dan sembelit.
patients should avoid alcohol while undergoing loxapine therapy.
Pasien sebaiknya menghindari alkohol selama menjalani terapi loxapine.
the onset of action for loxapine typically occurs within one to two hours after oral administration.
Mulainya efek loxapine biasanya terjadi dalam satu hingga dua jam setelah pemberian oral.
regular blood pressure monitoring is recommended during loxapine treatment.
Pemantauan tekanan darah secara teratur disarankan selama pengobatan dengan loxapine.
loxapine may interact with other medications, so patients should inform their doctor of all drugs they are taking.
Loxapine dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain, sehingga pasien harus memberi tahu dokter mereka tentang semua obat yang sedang dikonsumsi.
loxapine is an antipsychotic medication used to treat symptoms of schizophrenia.
Loxapine adalah obat antipsikotik yang digunakan untuk mengatasi gejala skizofrenia.
the psychiatrist prescribed loxapine to manage the patient's delusions and hallucinations.
Psikiater meresepkan loxapine untuk mengatasi delusi dan halusinasi pasien.
loxapine is available in both oral tablets and injectable formulations for acute agitation.
Loxapine tersedia dalam bentuk tablet oral dan formulasi injeksi untuk kegelisahan akut.
patients taking loxapine should be monitored for potential side effects including sedation.
Pasien yang mengonsumsi loxapine harus dipantau untuk efek samping potensial termasuk kantuk.
the efficacy of loxapine in treating bipolar disorder has been studied in clinical trials.
Efektivitas loxapine dalam pengobatan gangguan bipolar telah dipelajari dalam uji klinis.
dose adjustments may be necessary when administering loxapine to elderly patients.
Penyesuaian dosis mungkin diperlukan saat memberikan loxapine kepada pasien lansia.
loxapine works by blocking dopamine receptors in the brain to reduce psychotic symptoms.
Loxapine bekerja dengan cara menghambat reseptor dopamin di otak untuk mengurangi gejala psikotik.
the fda approved loxapine for the treatment of schizophrenia in adults.
FDA menyetujui loxapine untuk pengobatan skizofrenia pada orang dewasa.
common adverse reactions to loxapine include dry mouth and constipation.
Reaksi buruk umum terhadap loxapine meliputi mulut kering dan sembelit.
patients should avoid alcohol while undergoing loxapine therapy.
Pasien sebaiknya menghindari alkohol selama menjalani terapi loxapine.
the onset of action for loxapine typically occurs within one to two hours after oral administration.
Mulainya efek loxapine biasanya terjadi dalam satu hingga dua jam setelah pemberian oral.
regular blood pressure monitoring is recommended during loxapine treatment.
Pemantauan tekanan darah secara teratur disarankan selama pengobatan dengan loxapine.
loxapine may interact with other medications, so patients should inform their doctor of all drugs they are taking.
Loxapine dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain, sehingga pasien harus memberi tahu dokter mereka tentang semua obat yang sedang dikonsumsi.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang