| Plural | martinets |
They discover that the new teacher is a martinet.
Mereka menemukan bahwa guru baru adalah seorang yang keras.
The strict martinet demanded perfection from his subordinates.
Seorang martinet yang ketat menuntut kesempurnaan dari bawahannya.
She was known as a martinet in the classroom, enforcing strict rules and discipline.
Dia dikenal sebagai seorang martinet di kelas, menegakkan aturan dan disiplin yang ketat.
The company's CEO was a notorious martinet, expecting employees to work long hours.
CEO perusahaan itu adalah seorang martinet yang terkenal, mengharapkan karyawan untuk bekerja berjam-jam.
The coach was a martinet when it came to training, pushing the players to their limits.
Pelatih adalah seorang martinet dalam hal pelatihan, mendorong pemain hingga batas kemampuan mereka.
Her father was a martinet when it came to household chores, insisting on perfection.
Ayahnya adalah seorang martinet dalam hal pekerjaan rumah, bersikeras pada kesempurnaan.
The teacher's reputation as a martinet preceded her, making students nervous.
Reputasi guru sebagai seorang martinet mendahuluinya, membuat siswa gugup.
The martinet supervisor constantly monitored his employees' work, ensuring high standards.
Supervisor martinet terus-menerus memantau pekerjaan karyawan, memastikan standar yang tinggi.
He was a martinet about punctuality, always arriving early for meetings.
Dia adalah seorang martinet tentang ketepatan waktu, selalu datang lebih awal untuk rapat.
The sergeant was known for being a martinet, instilling discipline in his troops.
Sersan dikenal karena menjadi seorang martinet, menanamkan disiplin pada pasukannya.
The martinet manager expected nothing less than perfection from his team.
Manajer martinet tidak mengharapkan kurang dari kesempurnaan dari timnya.
They discover that the new teacher is a martinet.
Mereka menemukan bahwa guru baru adalah seorang yang keras.
The strict martinet demanded perfection from his subordinates.
Seorang martinet yang ketat menuntut kesempurnaan dari bawahannya.
She was known as a martinet in the classroom, enforcing strict rules and discipline.
Dia dikenal sebagai seorang martinet di kelas, menegakkan aturan dan disiplin yang ketat.
The company's CEO was a notorious martinet, expecting employees to work long hours.
CEO perusahaan itu adalah seorang martinet yang terkenal, mengharapkan karyawan untuk bekerja berjam-jam.
The coach was a martinet when it came to training, pushing the players to their limits.
Pelatih adalah seorang martinet dalam hal pelatihan, mendorong pemain hingga batas kemampuan mereka.
Her father was a martinet when it came to household chores, insisting on perfection.
Ayahnya adalah seorang martinet dalam hal pekerjaan rumah, bersikeras pada kesempurnaan.
The teacher's reputation as a martinet preceded her, making students nervous.
Reputasi guru sebagai seorang martinet mendahuluinya, membuat siswa gugup.
The martinet supervisor constantly monitored his employees' work, ensuring high standards.
Supervisor martinet terus-menerus memantau pekerjaan karyawan, memastikan standar yang tinggi.
He was a martinet about punctuality, always arriving early for meetings.
Dia adalah seorang martinet tentang ketepatan waktu, selalu datang lebih awal untuk rapat.
The sergeant was known for being a martinet, instilling discipline in his troops.
Sersan dikenal karena menjadi seorang martinet, menanamkan disiplin pada pasukannya.
The martinet manager expected nothing less than perfection from his team.
Manajer martinet tidak mengharapkan kurang dari kesempurnaan dari timnya.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang