Head and neck muscles often tighten during sexual activity, and blood pressure can increase at orgasm, causing blood vessels in the brain to dilate, a condition technically named coital cephalgia.
Otot kepala dan leher seringkali menegang selama aktivitas seksual, dan tekanan darah dapat meningkat saat orgasme, menyebabkan pembuluh darah di otak melebar, suatu kondisi yang secara teknis disebut coital cephalgia.
She experienced a powerful orgasm.
Dia mengalami orgasme yang kuat.
He made her reach orgasm multiple times.
Dia membuatnya mencapai orgasme beberapa kali.
The movie depicted a very realistic orgasm scene.
Film tersebut menggambarkan adegan orgasme yang sangat realistis.
They explored different ways to achieve orgasm.
Mereka menjajaki berbagai cara untuk mencapai orgasme.
She faked an orgasm to please her partner.
Dia berpura-pura orgasme untuk menyenangkan pasangannya.
The book described the science behind orgasm.
Buku itu menjelaskan ilmu di balik orgasme.
He studied the physiological responses during orgasm.
Dia mempelajari respons fisiologis selama orgasme.
She felt a sense of euphoria after the orgasm.
Dia merasakan perasaan euforia setelah orgasme.
The therapist discussed the importance of communication in achieving orgasm.
Terapis membahas pentingnya komunikasi dalam mencapai orgasme.
They attended a workshop on enhancing orgasmic experiences.
Mereka menghadiri lokakarya tentang meningkatkan pengalaman orgasme.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang