The model looked at her reflection in the mirror with an idiotic simper. Asmirk is an affected smile that often expresses an offensive smugness:
Model itu melihat pantulannya di cermin dengan senyum bodoh. Asmirk adalah senyum yang dibuat-buat yang sering mengungkapkan kesombongan yang ofensif:
His smugness after winning the game was evident to everyone.
Kesombongannya setelah memenangkan permainan sangat jelas bagi semua orang.
She couldn't stand his smugness when he talked about his accomplishments.
Dia tidak tahan dengan kesombongannya ketika dia berbicara tentang pencapaiannya.
The politician's smugness was off-putting to many voters.
Kesombongan politisi itu membuat banyak pemilih tidak nyaman.
His smugness was a result of his privileged upbringing.
Kesombongannya adalah hasil dari didikan orang tuanya yang istimewa.
She couldn't help but feel a sense of smugness when she proved everyone wrong.
Dia tidak bisa menahan perasaan kesombongan ketika dia membuktikan bahwa semua orang salah.
The CEO's smugness was evident in the way he addressed the employees.
Kesombongan CEO itu terlihat jelas dari cara dia berbicara kepada karyawan.
His smugness was a cover for his insecurities.
Kesombongannya adalah sebagai upaya menutupi rasa tidak amannya.
She couldn't hide her smugness when she received the award.
Dia tidak bisa menyembunyikan kesombongannya ketika dia menerima penghargaan tersebut.
The detective's smugness disappeared when he realized he had overlooked a crucial clue.
Kesombongan detektif itu menghilang ketika dia menyadari bahwa dia telah mengabaikan petunjuk penting.
His smugness turned into embarrassment when he realized he had made a mistake.
Kesombongannya berubah menjadi rasa malu ketika dia menyadari bahwa dia telah membuat kesalahan.
The model looked at her reflection in the mirror with an idiotic simper. Asmirk is an affected smile that often expresses an offensive smugness:
Model itu melihat pantulannya di cermin dengan senyum bodoh. Asmirk adalah senyum yang dibuat-buat yang sering mengungkapkan kesombongan yang ofensif:
His smugness after winning the game was evident to everyone.
Kesombongannya setelah memenangkan permainan sangat jelas bagi semua orang.
She couldn't stand his smugness when he talked about his accomplishments.
Dia tidak tahan dengan kesombongannya ketika dia berbicara tentang pencapaiannya.
The politician's smugness was off-putting to many voters.
Kesombongan politisi itu membuat banyak pemilih tidak nyaman.
His smugness was a result of his privileged upbringing.
Kesombongannya adalah hasil dari didikan orang tuanya yang istimewa.
She couldn't help but feel a sense of smugness when she proved everyone wrong.
Dia tidak bisa menahan perasaan kesombongan ketika dia membuktikan bahwa semua orang salah.
The CEO's smugness was evident in the way he addressed the employees.
Kesombongan CEO itu terlihat jelas dari cara dia berbicara kepada karyawan.
His smugness was a cover for his insecurities.
Kesombongannya adalah sebagai upaya menutupi rasa tidak amannya.
She couldn't hide her smugness when she received the award.
Dia tidak bisa menyembunyikan kesombongannya ketika dia menerima penghargaan tersebut.
The detective's smugness disappeared when he realized he had overlooked a crucial clue.
Kesombongan detektif itu menghilang ketika dia menyadari bahwa dia telah mengabaikan petunjuk penting.
His smugness turned into embarrassment when he realized he had made a mistake.
Kesombongannya berubah menjadi rasa malu ketika dia menyadari bahwa dia telah membuat kesalahan.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang